07/07/11

ORANG GERASA YANG KERASUKAN ROH JAHAT

Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya (Mrk 4:1-4).

Yesus telah mengatasi laut yang mengamuk (Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali – Mrk 4:39), dan ketika mendarat di pantai danau di daerah kafir Ia berhadapan dengan iblis. Teks tiga kali mengatakan bahwa orang-orang yang kerasukan tinggal di pekuburan dan juga menyebut tiga kali rantai-rantai dipakai orang untuk mencoba merantai dia tetapi sia-sia.
Bagi orang Yahudi mengulang sesuatu sampai tiga kali sama dengan mengatakan bahwa hal itu dengan tingkat “paling”, ini menyatakan bahwa orang yang kerasukan roh jahat itu telah bersahabat dengan maut dan dengan kenajisan yang telah melekat pada dirinya (Orang yang kena kepada mayat, ia najis tujuh hari lamanya. - Bil 19, 11), tetapi tak seorangpun dapat menguasai dia.
Akhirnya orang yang kerasukan itu, sama seperti hamba-hamba berhala  menoreh dirinya dengan batu-batu sampai berdarah (Maka mereka memanggil lebih keras serta menoreh-noreh dirinya dengan pedang dan tombak, seperti kebiasaan mereka, sehingga darah bercucuran dari tubuh merek - 1 Raj 18, 28).
Tetapi musuh ini tunduk kepada Yesus yang diakuinya memiliki kuasa yang lebih tinggi, Putra Allah yang Mahatinggi, yang memaksa dia untuk menyatakan namanya (dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!" – Mrk 5:7). Di sini sekali lagi nama adalah sebuah lambang, Legion berarti orang itu dirasuki oleh suatu pasukan iblis (Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak." – Mrk 5:9).
Yesus membebaskan orang yang kerasukan roh jahat ini, iblis sumber segala “kenajisan” dikirim kembali ke kerajaannya. Dalam tradisi Yahudi babi-babi sesungguhnya adalah sejenis binatang najis dan laut tempat mereka menceburkan diri adalah lambang kerajaan kejahatan.
Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang (ay 13), sama seperti dalam Injil Matius dan Lukas (Mat 8, 32 dan Luk 8, 33), tetapi penginjil Matius dan Lukas tidak menyebut jumlah kawanan babi itu, kedua penginjil itu hanya menyebut kawanan. Teks Markus berbunyi : Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya. (Mrk 5, 13)
Angka dua ribu ini tidak dapat diyakinkan, karena pada masa itu kawanan babi sebanyak itu belum pernah ada. Dalam bahasa Ibrani, kata untuk kawanan sama dengan kata untuk angka dua ribu dengan hanya perbedaan suatu tanda baca. Mungkin sedikit kesalahan terjadi ketika Injil Markus disalin ke dalam bahasa Yunani.
Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"  (Mrk 5:19). Yesuslah yang memilih mereka yang akan hidup bersama dengan Dia (Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya - Mrk 3:13). Tidak berarti bahwa orang lain yang telah berjumpa dengan Yesus dan mengakui Dia sebagai Putra Allah, tidak perlu berbuat apa-apa, tetapi mereka akan menjadi saksi di tengah orang-orang yang telah mendapat belas kasihan Yesus, dengan cara ini Yesus mengingatkan kita akan keaneka-ragaman panggilan (Orang itu pun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran – Mrk 5:20).
(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)

-       Dengan kuasa manakah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar